Jadilah diri sendiri; Diri orang lain sudah ada yang memiliki.
— Oscar Wilde.
Inilah pos pertama di blog baru saya. Saya baru saja memulai blog baru ini, jadi ikuti terus untuk melihat konten lainnya. Berlangganan di bawah untuk mendapatkan pemberitahuan ketika saya mengeposkan pembaruan terbaru.
Bagi para wanita, momen wisuda tentunya menjadi waktu paling mendebarkan di masa pendidikan yang mereka tempuh.
Pasalnya, persiapan yang dilakukan memang agak berbeda dari para pria pada umumnya.
Jika pria lebih condong pada mental saja, tetapi wanita harus memulainya dengan baju yang hendak dikenakan.
Maka tak heran apabila sebagian besar mereka, terutama kaum muslimah akan mulai mencari model kebaya wisuda muslim yang diinginkan sesuai selera masing-masing.
Model Kebaya Wisuda Muslim Agar Hari Pentingmu Makin Indah!
1. Baju Kurung Brokat
Pada umumnya, baju kurung brokat biasa dipakai saat perhelatan resepsi pernikahan oleh para tamu undangan dari usia 22 hingga 30 tahun ke atas.
Namun untuk acara wisuda, pakaian ini juga sangat cocok dikenakan.
Anda bisa memadukannya dengan rok jarik motif rumit berwarna pastel dipadu sepatu berwarna netral.
2. Model Kebaya Wisuda Muslim Brukat Bergo
Kebaya wisuda satu ini memang bermodel dress dan lebih membentuk badan agar terlihat ramping.
Warna biru sangat matching dengan Anda yang memiliki kulit putih atau kuning langsat karena akan membuat hari makin bercahaya.
Kebaya syar’i ini dapat Anda dapatkan di Bukalapak dot(com) dengan harga Rp100.000,00.
3. Kebaya Brukat Fenty Peach
Warna peach juga sangat cantik apabila dipadukan dengan rok sepan maupun terusan baik bermotif maupun polos.
Anda bisa menambahkannya dengan hijab warna krem atau pink pastel.
Produk ini pun terjual bebas seperti Bukalapak dot(com) dengan harga Rp94.000,00.
4. Alamanda Mix
Nama Alamanda cukup memberikan kesan yang manis dan kalem pada seorang wanita.
Produk yang bisa Anda temukan di Lazada dot(co) dot(id) ini mengusung warna pink sebagai atasan dengan motif berenda di balik punggung yang menjuntai menutupi area pantat.
Sebagai muslim, Anda pasti ingin bagian tubuh yang menonjol tertutupi bukan? Nah, pakaian yang ini sangat pas dikenakan waktu perayaan wisuda.
Bahkan sebagian besar tetap bisa menggunakan warna yang mentereng tanpa perlu takut belebihan.
4. Pashimna dan blazer
Photo via pinterest
Pashmina biasanya tidak jauh-jauh dari longsleeve, celana panjang, dan selalu menggunakan mix-match dalam berbusana. Hijab style lebih cocok kita kenakan saat hendak bepergian.
5. Stylish dan casual
Photo by Instagram.com/ayudiac
Berbeda dari gaya sebelumnya, tampilan stylish masih bisa menggunakan hijab segiempat dengan dimodel sepeti model instan lainnya.
Kamu bisa melengkapinya dengan kaos panjang dan celana jeans atau kain tidak ketat.
6. Zaskia Adya Mecca
Photo by Instagram.com/zaskiadyamecca
Nama Saskia tidak asing lagi di jagad fashion terutama kalangan muslimah.
Mengenakan serba chic trendy dan celana adalah ciri khas wanita satu ini. Kamu bisa jadi hijabers yang tetap modis.
7. Satu Warna
Photo by Ayu Indriati
Memiliki badan gemuk atau lebih berisi bukan jadi masalah.
Kamu bisa mengenakan hijab segitiga dengan warna senada.
Bawahannya pun bisa juga diganti atau memilih kulot longgar yang bikin kamu tampak memesona.
Namun untuk mode syar’i, contoh di atas tentunya lebih baik.
8. Style Feminin
Photo by Instagram.com/natasharizkynew
Inspirasi lain yang sempat hype di kalangan anak muda adalah gaya feminin. B
anyak muslimah yang berbusana seperti gambar di atas dibanding tampil ribet.
Sebab, dinilai cantik dan tidak glamour.
9. Tampilan Bold
Photo via pinterest
Istilah tampilan bold memang sering jadi sorotan bagi kebanyakan muslimah.
Penerapan gaya ini menjadi tren karena berunsur warna yang gelap dan tidak selalu ngejreng makanya sangat cocok.
Bold lebih cocok dipakai saat menghadiri pesta ulang tahun.
Tren fashion setiap tahunnya berubah. Seperti tren musim panas, yang dikenal sebagai penentu arah rancangan fashion dunia yang mampu mendorong kaum pria mendapatkan acuan bergaya untuk tampil lebih update.
Menurut Ibrahim Imran atau lebih akrab disapa Baim (pentolan The Dance Company sekaligus eks vokalis Ada Band), tren fashion pria di tahun 2019 terbagi menjadi dua.
“Ada yang ready to wear, dan satu lagi fashion dimana tidak semua pria cocok memakainya. Pakaian yang agak nyeleneh, dan warna cenderung bertabrakan. Misalnya memadukan warna hitam dan emas,” tuturnya kepada MALE Indonesia.
“Kalau saya di The Dance Company, kadang senang memakai warna-warna terang seperti emas, atau jas berwarna merah. Tapi saya tetap punya warna andalan ketika di musim panas, seperti hitam atau biru,” tuturnya lagi.
Beberapa sumber juga menyebutkan, bahwa prediksi tren fashion pria pada tahun depan meliputi:
Celana Pendek Celana pendek merupakan must have item saat musim panas tiba. Para desainer dunia menerjemahkan pakaian ini ke dalam kreasi yang lebih kreatif.
Selain menunjang gaya kasual pria, celana pendek bisa memberikan aksen segar dalam penampilan semi formal ketika dipadankan bersama blazer maupun coat.
Tas dan Topi Tahun depan, tren tas pria adalah tas tangan. Tengok bagaimana rumah mode Dior menampilkan interpretasi dari desain saddlebag klasik menjadi shoulder bag maupun crossbody bag.
Sementara Ermenegildo Zegna membuat tas tangan pria dengan ornamen unik, Kenzo merilis tas tangan yang memberikan nuansa berbeda dan fresh.
Di sisi lain, topi adalah aksesori wajib menghalau terik sinar matahari di musim panas. Diperkirakan, topi bucket akan digemari kaum adam.
Pasalnya, jenis topi yang sempat menjadi tren di era 1990-an ini dipilih label fashion seperti Valentino, Fendi, dan Band of Outsiders sebagai pelengkap koleksi mereka. Modelnya juga lebih variatif, entah polos, bermotif, atau dengan ornamen patchwork.
Aksen Tailoring Setelan jas merupakan pakaian wajib yang dimiliki pria bila ingin berpenampilan formal. Tak heran, bila jas selalu hadir di koleksi fashion yang dirilis para desainer.
Seperti koleksi Spring/Summer 2019, beberapa desainer telah merancang jas beraksen tailoring kuat, memadukan referensi tren 1980-an dengan konsep haute couture.
Sebut saja John Galliano yang meluncurkan koleksi pertamanya di Paris, atau Comme des Garcons, dan Louis Vuitton.
Kemudian, desainer busana pria, Dior Kim Jones menegaskan ciri khas koleksinya dengan menumpukkan bahan-bahan di atas sulaman wol, guna memberikan efek tiga dimensi. Hasilnya, setelan jas akan membuat pemakainya terlihat ekstra elegan.
Warna Warna memegang peran penting dalam menciptakan tren. Seperti saat musim panas tahun depan, sage dan neon diprediksi menjadi warna favorit. Warna sage merupakan perpaduan abu-abu dan hijau yang menyerupai daun kering.
Sebaliknya, neon yang notabene terang akan mampu mencuri perhatian. Neon dipakai rumah mode asal Perancis, Louis Vuitton, untuk koleksi topi, atasan, maupun jaketnya.
Karena terinspirasi gerakan New Wave Punk pada era 1970-an, desainer dunia asal Belgia, Raf Simmons mengeluarkan koleksi pakaian pria yang memainkan warna neon berkonsep soft tailoring, dalam wujud kaos grafis, long coat, dan outerwear. [GP]
Trend fashion 2019 menarik untuk diikuti. Hal itu juga menjadi perhatian Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Indonesia Trend Forecasting (ITF). Untuk mengetahui tren mode yang akan banyak diminati, mereka melakukan riset bertajuk Trend Forecasting 2019/2020.
Riset tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap mode dan tren fashion terbaru. Hasil riset kemudian diolah menjadi buku berjudul Singularity. Berdasarkan buku ini, terdapat empat gaya mode yang akan menjadi tren fashion di tahun 2019 dan 2020.
Gaya mode di tahun 2019 diprediksi akanterwarnai oleh teknologi dan kecerdasan buatan yang menjadikan respons berbeda terhadap manusia. Selain ITF, majalah mode Vogue juga memaparkan prediksi tren pakaian wanita 2019. Berikut penjelasan lengkapnya.
Gaya Pakaian dari Trend Forecasting 2019/2020
1. Exuberant
Exuberant mempresentasikan keceriaan dalam menyambut perkembangan teknologi. Gaya yang ditonjolkan menunjukkan kreativitas dan penampilan kaum muda yang berani.
Gaya yang termasuk di dalamnya yaitu pakaian bermotif kotak-kotak dengan potongan bahan yang unik atau posh nerd. Selain itu, ada pula gaya pakaian sporty berwarna cerah untuk dipakai sehari-hari.
2. Cortex
Konsep gaya cortex terinspirasi dari perkembangan teknologi modern. Warna-warnanya didominasi oleh perpaduan biru dan abu-abu. Gaya ini berkonsep eksperimen dengan bermacam-macam material seperti kristal dan 3D printing.
Gaya cortex sangat sesuai untuk Jakpaters yang ingin menjadi bagian dari perkembangan teknologi.
3. Neo Medieval
Gaya Neo Medieval mewakili kelompok orang yang takut terhadap perkembangan teknologi. Tercermindari gaya busana yang membawakan unsur klasik dan tradisional.
Unsur alam seperti warna tanah dan pepohonan yaitu cokelat dan hitam, mendominasi fashion yang mengadopsi gaya Neo Medieval. Di samping, gaya klasik, Neo Medieval juga mencakup perpaduan gaya tradisional dengan gaya masa kini.
4. Svarga
Terakhir dari daftar trend fashion 2019 yang dirilis oleh ITF yaitu Svarga, titik temu antara budaya dan teknologi. Svarga mengusung warna-warna ceria dengan unsur budaya di dalamnya. Gaya ini tercipta dari keyakinan bahwa budaya dan teknologi mampu mempersatukan manusia.
Tren Fashion Wanita 2019 Versi Majalah Vogue
Majalah mode Vogue juga tidak kalah dalam memaparkan prediksi tren busana yang akan diminati di tahun 2019. Beralih dari tren monokrom yang booming tahun 2018 lalu, Vogue memperkirakan akan ada 4 gaya fashion wanita yang akan menjadi tren pada tahun 2019 yaitu:
1. Paduan Gaya Feminin dan Maskulin
Para pecinta fashion diprediksi akan banyak yang menggemari perpaduan gaya busana feminin dan maskulin. Salah satu merek yang telah mengeluarkan model ini yaitu Louis Vuitton dengan gaun feminin dipadukan blazer pada peragaan busana mereka.
2. PakaianBermotif Tempat Wisata
Motif printing akan menjadi tren busana wanita di awal tahun 2019. Salah satu motif yang digemari ialah pemandangan alam dan tempat wisata. Dengan pakaian bermotif panorama alam dan destinasi liburan, penampilan pun tampak semakin bergaya.
3. Warna Cerah dan Motif yang Lebih Mencolok
Wanita akan semakin berani mengenakan pakaian bermotif mencolok dengan warna-warna yang cerah. Diprediksi, gaya busana berwarna cerah akan semakin diminati di tahun 2019 (cantik.tempo.co).
Bagi Jakpaters yang mempunyai postur tubuh mungil, cocok sekali memilih celana pendek dipadukan dengan mantel panjang. Tren fashion baru ini akan membuat Jakpaters terlihat lebih tinggi dan tampak modis.
Nah, itulah trend fashion 2019 yang telah diprediksi oleh ITF dan Vogue. Sudah siap menjalani hari-hari dengan tren busana terbaru? Siapkan ruang di dalam lemari dan bujet Jakpaters untuk memilikinya.
Rancangan busana Indonesia mampu bersaing di kancah Internasional. Tak heran jika semakin kesini busana lokal semakin merajai dan terlihat lebih stylish.
Sebagai negara muslim terbesar, Indonesia, sudah banyak melahirkan busana modest wear dan hijab yang berkarakter. Maka bagaimana perkembangan busana kedepannya di tahun 2019? Apakah modest wear masih akan tetap bertahan menguasai panggung?
Berikut prediksi modest wear, busana sehari-hari, hingga aksesori yang akan tren pada 2019, menurut para desainer dan Influencer.
Busana Loose karya Barli Asmara dan Hijab Street Style karya Dian Pelangi. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
1. Modest Wear Warna Berani – Ria Miranda
Modest wear saat ini memang sudah diakui oleh semua kalangan. Terutama bagi perempuan hijab yang ingin tampil stylish.
“Posisi modest wear sedang di posisi dimana yang berhijab sudah bisa menentukan stylenya apa dan sudah punya karakter,” saat ditemui di konferensi pers Ria Miranda Trunk Show 2019, di Pacific Place Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ria Miranda sendiri ingin menampilkan busana ready to wear dengan warna yang lebih berani. Ia akan membuat sesuatu yang dinamis dan lebih modern.
“Aku sekarang target market sudah mulai ke ibu-ibu yang punya anak, breast feeding friendly, kainnya tidak mudah kusut. Jadi Ibu-ibu mudah bawa baju yang bisa langsung pakai,” tambahnya.
2. Blazer Oversize dan Warna Neon – Jovi Adhiguna
Jovi Adhiguna, beauty dan fashion influencer, sempat mengamati ketika menghadiri acara New York Fashion Week 2019. Ia mengatakan bahwa di tahun 2019 nanti akan banyak mengadaptasi warna-warna neon.
“Yang aku lihat sekarang-sekarang orang mulai pakai warna neon itu balik lagi karena zaman dulu sempat heboh, terus sempat hilang dan sekarang balik lagi neon tampaknya,” kata Jovi Adhiguna ketika ditemui di acara Enchanted Christmas di daerah Kemang, beberapa waktu lalu.
Selain itu, ia juga berpendapat akan banyak oversized blazer yang menjadi tren di tahun baru nanti.
3. Singularity dan Muslim Sport Wear – Indonesian Fashion Chamber
Indonesian Fashion Chamber mengambil tema dari yang diprediksi oleh Indonesia Tren Forecasting bahwa tren 2019 memiliki tema utama yaitu Singularity. Yaitu terdiri dari Svarga ke arah etnik, Neo Medieval ke arah gaya yang bold dan berani, Cortex ke arah warna yang muda, dan Exuberant yaitu ke arah yang lebih elegan.
Berdasarkan rencana event yang akan diadakan di tahun 2019, Muslim Fashion Festival Indonesia 2019, yang akan di-highlight untuk busana muslim adalah sport wear.
“Maksudnya yang dipakai bukan untuk olahraga saja tapi gaya sehari hari yang sporty. Nanti kan ke depannya juga akan banyak budaya travelling. Jadi bagaimana supaya tidak panas,” kata Ali Charisma, ketua Indonesian Fashion Chamber, saat ditemui di konferensi pers MUFFEST 2019, di Pacific Place, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Hal ini melihat realita bahwa banyak orang yang berlibur memakai busana syar’i tetapi dari bahan polyester. Dan itu membuat tidak nyaman.
4. Hijab Earth Tone dan Street Style – Dian Pelangi
Menurut Dian Pelangi semakin kesini hijab warna pastel mulai bergeser. Saat ini justru ia memprediksi akan banyak diramaikan dengan warna earth color.
“Aku lihat konsumen aku di butik mulai senang dengan warna earth color seperti putih, warna kaki nude, beige, cokelat, warna dusty pink, dusty blue, kuning mustard, lebih ke arah warna natural,” kata Dian Pelangi saat ditemui di acara Pelangi Asmara x St. Regist, di kawasan Senayan Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ia juga sempat menampilkan busana hijab street style pada Jakarta Fashion Week 2019 yang menurutnya akan tren. Didominasi warna hitam dan ada sentuhan typografi.
Sementara dari segi bentuk semakin kesini hijab semakin sederhana. Seperti Voal segi empat masih menjadi favorit dan hijab panjang syar’i juga masih akan menjadi tren.
5. Busana Loose – Barli Asmara
Saat ini sudah banyak perempuan yang memakai busana yang longgar. Seperti yang dikatakan oleh Barli Asmara, busana loose yang berpinggang akan lebih cantik jika ada karet atau tali.
“Bisa dilihat busana ultra suite yang pernah saya tampilkan di JFW 2019, kalau mau yang structure jangan powerful structure, lebih baik simple cuttingnya lurus modern. Bisa pilih dua sisi itu mau feminin atau modern,” kata Barli Asmara, ketika ditemui di acara Pelangi Asmara x St. Regist.
Pada JFW 2019 Barli Asmara sempat menampilkan busana gaun yang terinspirasi dari perempuan Paris dengan sentuhan polkadot, stripes, plaids dan floral dipadukan dengan siluet anggun seperti chiffon, lace, knits, dan leather. Mengikuti mode zaman dulu dengan model lengan menggembung bermotif floral.
6. Irkaf dan Belt – Rinaldy Yunardi
Soal aksesoris, rancangan Rinaldy Yunardi memang tak perlu diragukan. Aksesorinya sudah dipakai oleh aktris ternama hingga Hollywood.
Ia mengungkapkan bahwa di tahun 2018 ia pernah menciptakan irkaf yang akhirnya menjadi tren dan dipakai di Met Gala. Kemudian di tahun 2019 diprediksi irkaf masih tetap tren namun dalam bentuk yang lebih tipis.
Irkaf kecil yang terbuat dari metal logam. Sementara aksesori lainnya yang akan menjadi tren yaitu belt atau tali pinggang yang besar.
“Tali pinggang besar untuk memberi kesan tekstur tubuh terlihat lebih kecil dipakai di atas perut,” kata Rinaldy Yunardi, ketika dihubungi oleh JawaPos.com, beberapa waktu lalu. Ia juga mengatakan nantinya tali pinggang tersebut didesain lebih detail etnik dan modern.
Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.
Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.
Mengapa harus melakukannya?
Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.
Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.
Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:
Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
Topik apa yang ingin Anda tulis?
Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?
Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.
Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.
Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.